MODUL AJAR BAHASA CIREBON KELAS 2 SEMESTER 2

 

MODUL AJAR

 

Nama Guru                       : EVA SUGIANA,S.Pd

Nama Sekolah                   : SDN Pegambiran  2

Mapel                                 : Mulok Bahasa Cirebon

Fase/Kelas/Semester         : A/Kelas 2/Semester 2

Alokasi Waktu                  : 2 x 35 menit

 

1.      Kompetensi Awal            :

Menyebutkan dan Menuliskan Nilai Mata Uang dalam Bahasa Cirebon

 

2.      Profil Pelajar Pancasila  :

a.       a. Bernalar Kritis

Peserta didik menunjukkan sikap bernalar kritis selama proses kegiatan belajar mengajar dengan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.

b.      Mandiri

Peserta didik menunjukkan sikap mandiri selama proses kegiatan belajar mengajar dengan mampu mengerjakan LKPD yang diberikan secara percaya diri

 

3.      Tujuan Pembelajaran:

  • Kognitif: Peserta didik mampu menyebutkan dan menuliskan nilai mata uang dalam Bahasa Cirebon dengan benar.
  • Afektif: Peserta didik mampu mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan, dengan atau tanpa bantuan gambar/ilustrasi.
  • Psikomotor: Peserta didik mampu merespon pertanyaan, menjawab, dan menanggapi komentar orang lain terkait nilai mata uang dengan menggunakan Bahasa Cirebon.

 

4.      Metode Pembelajaran:

Metode Kontekstual (Contextual Teaching and Learning – CTL)

  • Menggunakan konteks kehidupan sehari-hari peserta didik untuk memahami konsep nilai mata uang.
  • Media pembelajaran berbasis gambar dan ilustrasi tentang uang (gambar uang rupiah dan nominalnya) untuk memudahkan pemahaman.

 

4. Media Pembelajaran:

  • Layar presentasi (PowerPoint/Google Slides) dengan gambar berbagai jenis uang kertas dan logam (gambar uang rupiah dengan nilai yang berbeda).
  • Flashcard dengan gambar uang dan nilai nominalnya untuk latihan menyebutkan dan menulis.
  • Video pendek tentang cara bertransaksi menggunakan uang (contoh membeli barang di pasar).


5. Langkah-Langkah Pembelajaran:

a.      Kegiatan Pendahuluan 15 menit

1.  Peserta didik dan Guru memulai dengan berdoa bersama.

2.  Peserta didik menyanyikan lagu Indonesia Raya dipandu oleh Guru

3.  Peserta didik disapa dan melakukan pemeriksaan kehadiran bersama dengan guru.

4.  Peserta didik bersama-sama mengucapkan yel-yel untuk membangun semangat, kekompakan, dan energi positif

5.   Peserta didik bersama dengan guru membahas tentang kesepakatan yang akan diterapkan dalam pembelajaran.

6.   Peserta didik menerima tentang kompetensi, ruang lingkup materi , tujuan, manfaat, langkah pembelajaran, metode penilaian yang akan dilaksanakan.

7.  Peserta didik menyimak penjelasan guru  tentang jenis dan nilai mata uang dalam bahasa Cirebon yang akan dikembangkan dalam pembelajaran

8.   Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan materi dengan pengalaman sehari hari

    • Menanyakan kepada siswa: "Siapa yang tahu apa itu uang? Apa kegunaan uang setiap hari?"
    • Guru menunjukkan gambar uang rupiah  dan menanyakan: "Apa saja jenis mata uang, dan siapa yang tahu nama uang ini?"
    • Menggunakan gambar uang untuk menggali pemahaman awal siswa.

9.          9. Guru memberikan pujian kepada peserta didik yang menjawab pertanyaan

10.      10. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini

 

 b.       Kegiatan Inti (45 Menit):

  1. Guru memulai pembelajaran dengan :
    • menunjukkan gambar berbagai mata uang (uang logam dan uang kertas) dan membimbing siswa untuk menyebutkan jenis mata uang dan nilai mata uang tersebut dalam Bahasa Cirebon. Misalnya:
      • "Ini uang seratus ribu, dalam bahasa Cirebon disebut 'satus ewu'."
      • "Ini uang lima ribu, dalam bahasa Cirebon disebut 'gangsal ngewu'."
  2. Setelah mengamati nilai mata uang siswa menyebutkan Mata Uang yaitu dengan cara :
    • Guru menunjuk gambar mata uang satu per satu dan meminta peserta didik untuk menyebutkan nilai uang tersebut dalam Bahasa Cirebon.
    • Peserta didik diminta untuk mengulang menyebutkan bersama-sama.
    • Guru melakukan  penguatan positif kepada peserta didik

3.         3. Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu tentang Nilai Mata Uang dalam Bahasa Cirebon

  4. Guru meminta peserta didik untuk menulis nama dan nilai mata uang dalam bahasa Cirebon pada papan tulis.Contoh latihan: Menulis "satus ewu" untuk uang Rp100.000, "lima ngewu" untuk uang Rp5.000.

5.         5. Guru meminta peserta didk mengerjakan LKPD secara mandiri

6.         6. Guru menilai LKPD peserta didik dan membahasnya bersama sama dengan peserta didik

 

c.        Kegiatan Penutupan (10 Menit):

1.              1. Peserta didik membuat  resume secara kreatif dengan bimbingan guru

      2.  Peserta didik mengajukan pertanyaan – pertanyaan untuk menguatkan pemahaman terhadap materi materi evaluasi

3.              3. Guru memberikan tugas rumah untuk materi yang sudah diajarkan

4.              4. Guru memberikan pesan moral atas pembelajaran hari ini

      5.   Guru menutup pembelajaran dengan mempersilahkan peserta didik berdoa dan mensyukuri segala nikmat yang diberikan Tuhan YME.

 6. Penilaian:

  • Tes Lisan:
    • Guru meminta siswa untuk menyebutkan beberapa jenis uang dan nilai mata uangnya dalam Bahasa Cirebon. (Misalnya: "Berapa nilai uang ini dan bagaimana menyebutkannya dalam bahasa Cirebon?")
    • Penilaian dilakukan berdasarkan kefasihan dan ketepatan siswa dalam menyebutkan nilai uang.

Rubrik Penilaian Tes Lisan: Menyebutkan Nilai Uang dalam Bahasa Cirebon

Aspek Penilaian

Skor 4 (Sangat Baik)

Skor 3 (Baik)

Skor 2 (Cukup)

Skor 1 (Kurang)

Kefasihan

Menyebutkan nilai uang dengan sangat lancar, tanpa ragu atau kesalahan.

Menyebutkan nilai uang dengan lancar, hanya ada sedikit keraguan atau jeda.

Menyebutkan nilai uang dengan beberapa jeda atau ragu-ragu dalam pengucapan.

Menyebutkan nilai uang dengan sangat terbata-bata dan ragu.

Ketepatan Pengucapan

Menyebutkan nilai uang dengan sangat tepat dan sesuai dengan nilai yang dimaksud dalam Bahasa Cirebon.

Menyebutkan nilai uang dengan sedikit kesalahan dalam pengucapan, namun masih dapat dipahami.

Ada beberapa kesalahan dalam pengucapan, namun dapat dimengerti.

Pengucapan nilai uang salah, sehingga sulit dipahami.

Penggunaan Bahasa Cirebon

Menggunakan Bahasa Cirebon yang sangat tepat dan sesuai dengan norma dalam menyebutkan nilai uang.

Menggunakan Bahasa Cirebon dengan benar, meskipun ada sedikit kesalahan atau penggunaan kata yang kurang tepat.

Penggunaan Bahasa Cirebon kurang tepat, dengan beberapa kata yang tidak sesuai.

Penggunaan Bahasa Cirebon salah, tidak sesuai dengan norma yang berlaku.

Keterbacaan dan Keterpahaman

Jawaban sangat jelas dan mudah dipahami oleh pendengar, tidak ada kebingungannya.

Jawaban cukup jelas, namun ada sedikit kebingungannya dalam penyampaian.

Jawaban agak sulit dipahami, dengan beberapa kesalahan yang mempengaruhi pemahaman.

Jawaban sulit dipahami atau tidak jelas.

Total Sor: 16 Poin

  • 13-16 Poin (Sangat Baik): Siswa sangat lancar dan tepat dalam menyebutkan nilai uang dalam Bahasa Cirebon, dengan pengucapan yang sangat jelas dan sesuai norma.
  • 9-12 Poin (Baik): Siswa dapat menyebutkan nilai uang dengan lancar dan tepat, meskipun ada sedikit keraguan atau kesalahan minor dalam pengucapan atau penggunaan Bahasa Cirebon.
  • 5-8 Poin (Cukup): Siswa menyebutkan nilai uang dengan beberapa kesalahan dalam pengucapan atau penggunaan Bahasa Cirebon, dan ada beberapa keraguan dalam pengucapan.
  • 1-4 Poin (Kurang): Siswa kesulitan dalam menyebutkan nilai uang dalam Bahasa Cirebon, dengan pengucapan yang sangat salah atau tidak dapat dipahami.

Catatan: Rubrik ini menilai kemampuan siswa dalam menyebutkan nilai uang dalam Bahasa Cirebon secara lisan, dengan fokus pada kefasihan, ketepatan pengucapan, penggunaan bahasa yang sesuai, serta kejelasan dan pemahaman jawaban.

 

  • Tes Tertulis:
    • Siswa diminta untuk menuliskan nilai mata uang yang ditunjukkan oleh guru pada papan tulis atau lembar kerja.
    • Penilaian dilakukan berdasarkan kebenaran penulisan nilai mata uang dalam Bahasa Cirebon.

Rubrik Penilaian  Tes Tertulis

Aspek Penilaian

Skor 90-100 (Sangat Baik)

Skor 70-89 (Baik)

Skor 50-69 (Cukup)

Skor 0-49 (Kurang)

Ketepatan Penulisan

Nilai uang ditulis dengan sangat tepat tanpa kesalahan. (25 Poin)

Nilai uang ditulis dengan sedikit kesalahan, namun masih jelas dan dapat dipahami. (20 Poin)

Ada beberapa kesalahan penulisan yang mengganggu pemahaman. (15 Poin)

Banyak kesalahan penulisan yang mengurangi pemahaman. (10 Poin)

Penggunaan Bahasa Cirebon

Penggunaan Bahasa Cirebon sangat tepat dan sesuai dengan konteks. (25 Poin)

Penggunaan Bahasa Cirebon tepat, hanya terdapat sedikit kesalahan dalam pemilihan kata. (20 Poin)

Penggunaan Bahasa Cirebon kurang tepat, tetapi masih dapat dimengerti. (15 Poin)

Penggunaan Bahasa Cirebon salah atau tidak sesuai dengan konteks. (10 Poin)

Keterbacaan dan Kerapihan

Tulisan sangat jelas, rapi, dan mudah dibaca tanpa adanya coretan atau kesalahan penulisan. (20 Poin)

Tulisan cukup jelas dan rapi, hanya ada sedikit kesulitan dalam membaca beberapa bagian. (15 Poin)

Tulisan kurang rapi atau agak sulit dibaca, dengan beberapa bagian yang tidak jelas. (10 Poin)

Tulisan sangat sulit dibaca, tidak rapi, atau berantakan. (5 Poin)

Kesesuaian dengan Konteks Soal

Nilai mata uang yang ditulis sesuai dengan gambar dan konteks soal dengan sempurna. (30 Poin)

Nilai mata uang yang ditulis hampir sesuai, hanya ada sedikit ketidaksesuaian dengan konteks soal. (25 Poin)

Ada beberapa ketidaksesuaian antara nilai mata uang yang ditulis dengan gambar atau konteks soal. (15 Poin)

Nilai mata uang yang ditulis tidak sesuai dengan gambar atau konteks soal sama sekali. (10 Poin)

Total Skor: 100 Poin

  • 90-100 Poin (Sangat Baik): Siswa sangat memahami materi, menuliskan nilai mata uang dengan tepat, menggunakan Bahasa Cirebon yang sesuai, tulisan rapi dan jelas, serta sesuai konteks soal.
  • 70-89 Poin (Baik): Siswa menuliskan nilai mata uang dengan sedikit kesalahan, menggunakan Bahasa Cirebon yang tepat, tulisan cukup jelas dan rapi, serta sedikit ketidaksesuaian dengan konteks soal.
  • 50-69 Poin (Cukup): Siswa memiliki beberapa kesalahan dalam penulisan nilai mata uang dan penggunaan Bahasa Cirebon, yang mempengaruhi pemahaman dan keterbacaan.
  • 0-49 Poin (Kurang): Siswa kesulitan dalam menuliskan nilai mata uang dalam Bahasa Cirebon, banyak kesalahan yang mengganggu pemahaman, dan tulisan tidak rapi serta tidak sesuai dengan konteks soal.

Catatan: Skor dihitung berdasarkan ketepatan penulisan, penggunaan Bahasa Cirebon yang tepat, keterbacaan dan kerapihan tulisan, serta kesesuaian dengan gambar dan konteks soal yang diberikan.

 

7. Evaluasi dan Tindak Lanjut:

  • Guru mengevaluasi hasil latihan siswa dan memberikan umpan balik.
  • Jika ada siswa yang masih kesulitan, guru memberikan latihan tambahan atau bimbingan secara individu.

 

8. Rencana Tindak Lanjut:

  • Pada pertemuan berikutnya, guru akan mengajarkan tentang cara menghitung uang dalam transaksi sehari-hari (misalnya membeli barang di pasar) dan mengaplikasikannya dalam bahasa Cirebon.

 

Mengetahui,

Kepala SDN Pegambiran  2

 


SLAMET HIDAYAT,S.Pd.M.Pd


Cirebon, ...................

Guru Kelas 

 


EVA SUGIANA,S.Pd.


 

 

 

 

 

Lembar Kerja Peserta Didik

Nama Siswa   :

 

 

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

 

Nama Siswa               :

Hubungaken gambar ning sori ki!

Comments

Popular posts from this blog

JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 2.2 PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL

Koneksi Antar Materi Modul 2.1 Memenuhi Kebutuhan Belajar Murid Melalui Pembelajaran Berdiferensiasi